Deewwhhh... yang mau malem mingguan udah pada punya agenda apa saja nih? Jalan-jalan dengan keluarga, teman, sahabat, orang terdekat, atau justru di rumah saja. Kalau pilihan terakhir itu kayaknya gue banget deh ya, secara nih secaraaaa.... setiap kali membuka dompet berasa ada aura bawang merah yang membuat mata pedih. Kemanakah perginya lembaran-lembaran pengisi dompet ini? Apakah mereka iri dengan manusia, pengin jalan-jalan juga gitu? *butuh minyak gosok aromaterapi ;)
Ada yang punya jadwal berkutat dengan blognya nggak nih malming gini? Temeni aku dooonkkk.... Lagi kepengin berkeliling rumah maya alias jalan-jalan ke blog teman-teman nih. Dengan aktivitas keseharian yang sering kali menyita waktu, berselancar ke blog teman-teman blogger yang lain memang membutuhkan effort tersendiri. Aku salut banget dengan sobat blogger yang rajin berkeliling ke blog teman-temannya. Mau mengikuti jejak para BWers ini sih niatnya. Yatapiiii... nulis postingan saja tersendat-sendat, gimana mau blogwalking? *masalah loe
Okay, stop mengeluh kekurangan waktu untuk blogwalking. Kalau memang niat mau mampir ke rumah maya orang lain, kuatkan tekad. Mari... mari kita bergandengan tangan untuk blogwalking :)
Saat blogwalking itu yang paling asyik ya saat meninggalkan komentar setelah membaca postingan teman kita. Pernahkah sobat blogger kepikiran, sebenarnya apa sih gunanya komen di blog orang lain? Manfaat banget gitu?
Maanfaat Komentar di Blogpost Orang Lain
Kalau aku sih ya komen di blog orang lain itu nggak ada perhitungan untung ruginya. Pas isi artikelnya asyik, menarik, menyentuh, atau apa pun lah temanya, selalu ada keasyikan tersendiri saat berinteraksi dengan pemilik blog melalui postingan tersebut. Tentunya nih ya, yang punya blog sebaiknya tidak abai kepada komentatornya, kali aja ada komen mereka yang berupa pertanyaan yang benar-benar membutuhkan jawaban. Bisa saja kan setelah membaca postingan kita terus pembaca blog ingin tau lebih lanjut hal-hal yang berkaitan dengan artikel yang tertulis.
Bila kita telaah lebih lanjut, sebenarnya meninggalkan komen di blogpost orang lain itu bermanfaat untuk :
- Menunjukkan eksistensi kita di blogosphere. Pernah dengar kata bijak dari Socrates ini : menulislah maka kamu ada. Yup, bahkan di sosial media pun banyak orang berlomba-lomba untuk menuliskan sesuatu demi eksistensi diri. Begitu juga di dunia blogging, tak hanya penulis artikel saja yang bertekad menunjukkan bahwa dia 'ada', komentator pun juga begitu. Intensitas kita nongol di blog teman itu tentu akan membuat aware teman-teman kita, eh..si Uniek Cantix masih aktif di dunia perbloggeran looohh... *abaikan nama alay tersebut
- Menjalin pertemanan. Tak hanya di dunia nyata saja kita sebaiknya beramah tamah dengan tetangga, di blog pun tak ada salahnya kita membina pertemanan. Komen di blog teman-teman lama tentu asyik, mencari teman baru dengan meninggalkan komen di postingan mereka juga tak kalah asyiknya. Beraneka link artikel blog kan hampir tiap hari update di komunitas blogger, tinggal sambangi saja tuh.
- Berinteraksi secara intens dengan pemilik blog. Ada sih sebagian blogger yang memposting artikel dengan tujuan sharing saja, kunjungan maupun komentar tidak terlalu diharapkan. Namun menurutku pribadi, saat kita meninggalkan komentar di blogpost seseorang, ada kesempatan berinteraksi dengan lebih intens dengan si pemilik blog. Bertukar ide, sekedar menyapa atau bercanda, bahkan terlibat obrolan yang panjang di kolom komentar. Tak hanya satu dua kali bersambung komen, berpuluh-puluh komen bisa saja terjadi bila memang si komentator ini tertarik dengan isi artikel dan membacanya dengan sungguh-sungguh dari awal hingga akhir.
- Meningkatkan kemampuan menulis. Pernah dapet komen yang berbunyi begini : nice artikel gan, bermanfaat... Uhuks, iya terima kasih gan sudah berkunjung :) Eh padahal kadang-kadang artikelnya sedang menceritakan kesedihan, kok komennya nice artikel, apa maksudnya kaaaan.... Beratus-ratus kata bisa kita latih untuk membuat blogpost sendiri dengan cara berkomen ini. Berkomen itu kan ya mengikuti alur posting yang disampaikan penulisnya meskipun kadang tak semua bagian artikel sanggup kita scroll. At least dengan berkomen yang nyambung dengan isi postingan, selain silaturahim dengan si pemilik blog, kita juga melatih kemampuan membaca secara holistik dan menuliskannya ulang dalam wujud komentar yang berkaitan dengan isi artikel tersebut. Paham gan? ;)
- Menemukan ide baru. Iya bener loh, aku beberapa kali membaca blogpost yang isinya benar-benar out of the box. Bisa banget ya si penulis itu punya ide luar biasa, begitu batinku saat itu. Dari berkunjung ke artikel tersebut dan komen-komenan dengan si pemilik blog, kita bisa saja menuliskan ide kita sendiri berdasarkan hasil 'konsultasi' kita dengannya.
- Meningkatkan arus kunjungan balik ke blog kita sendiri. Ada yang pernah sharing bahwa dengan rajin berkomentar di postingan orang lain, maka ada kesempatan traffic blog kita naik grafiknya. Nah, kalau yang ini sih terlalu teknis, aku kurang begitu paham. Namun sobat blogger bisa mencobanya bila memang memiliki keinginan untuk mendapat kunjungan balik saat kita berkomentar di blog orang lain. Untukku pribadi meninggalkan komentar itu nothing to lose, mau dikunbal alhamdulillah, enggak pun juga tak apa. Kan masih ada 5 manfaat di atas tadi yang sudah kusebutkan ;)
Setting Komentar di Blogspot
Jika sudah memahami manfaat berkomentar di blog orang lain, nah sekarang apakah kita sudah melakukan usaha untuk mempermudah orang lain juga saat mereka bertandang ke rumah maya kita?
Pernah tau ada blogger yang mengeluh susah meninggalkan komen saat bertandang ke blog seseorang? Yang kolom komennya entah kemana lah, terhadang captcha yang berupa gambar (udah menteleng liat gambar dan klak klik eeehh salah melulu, KZL), komen yang hanya bisa diisi oleh mereka pengguna G+ saja, bahkan kadang diminta login dulu. Hasrat untuk berkomentar tentu saja akan langsung hilang bila terhadang oleh berbagai problem tersebut.
Salah satu masalah yang dihadapi saat berkunjung ke blog berplatform blogspot adalah settingan blog yang hanya memperbolehkan pengguna G+ saja untuk meninggalkan komentar. Tentu saja ini menyulitkan sobat blogger lainnya yang tidak menggunakan G+.
Lalu bagaimana dong cara mengubah settingan tersebut?
Untuk mengubah setting komentar, berikut ini langkah yang bisa dilakukan :
Lalu bagaimana dong cara mengubah settingan tersebut?
Untuk mengubah setting komentar, berikut ini langkah yang bisa dilakukan :
Coba masuk ke dashboard, pilih tab Settings (1), lalu klik pilihan post, comments and sharing (2). Scroll di bagian sebelah kanannya sampai masuk menu Google+ Comments (3). Kemudian pilih No agar semua orang bisa meninggalkan identitas sesuai keinginan. Bisa menggunakan akun google-nya maupun menuliskan url blog.
Oke, masalah sudah teratasi. Namun ternyata masih ada lagi loh sesuatu yang menghadang komentator blogspot. Rata-rata sobat blogger yang telah berkunjung ingin meninggalkan URL blog mereka juga.
Loh, tadi kan sudah dibuka agar tak hanya pengguna G+ saja yang bisa komen. Apa lagi ini?
Hehehehe... masih ada satu setting komentar lagi yang perlu dilakukan oleh pengguna blogspot (ini bagi para pemilik blog yang memang welcome dan benar-benar mengharapkan sepatah-dua patah kata dari pembaca blognya). Mari kita lihat gambar berikutnya :
Pada bagian Setting / Setelan (1), masuklah ke pilihan Post, comments and sharing (2). Lalu pada bagian menu sebelah kanan, pilih Anyone (3) agar siapa saja bisa berkomen dengan bebas di blog kita.
Dengan melakukan setting seperti ini, teman-teman blogger lainnya dari platform apapun bisa meninggalkan URL blog mereka. Jadi suatu saat jika kita berniat berkunjung balik ke blog mereka, tinggal kita klik saja tuh nama yang tertera di kolom komentar. Kita akan langsung masuk ke blog mereka sesuai URL yang dimasukkan.
See? Semudah itu kan mempermudah pertemanan via blog? Posting artikel, lalu sharing di berbagai sosial media, mendapatkan komentar, berkunjung balik, semua itu bisa berjalan dengan lancar bila pemilik blog aware terhadap setting komentar di blognya yang ramah bagi blogger lainnya, bahkan bagi yang menggunakan platform berbeda sekalipun.
Jangan lupa pula, pelajari pula cara mempercepat loading blog. Hal ini perlu kita perhatikan agar blog kita yang sudah ramah untuk komentator tadi sudah maksimal kecepatan loadingnya. Perlu diingat, mempercantik blog bukan berarti harus memperlambat akses teman-teman kita saat ingin membaca artikel yang baru saja kita buat. Tentunya tak asyik kan ya membuka blog yang loading time-nya seabad. 😉
Happy blogging, my dear friends....